Pola gelombang pada grafik 4 jam untuk EUR/USD memang membentuk struktur yang agak kurang ideal, namun tetap tidak menimbulkan pertanyaan besar. Belum ada alasan untuk membatalkan segmen tren naik yang dimulai pada Januari tahun lalu—hanya struktur gelombang internalnya yang sesekali mengalami penyesuaian.
Menurut pandangan saya, pasangan ini telah menyelesaikan pembentukan gelombang global 4 (grafik bawah). Jika asumsi ini benar, maka saat ini gelombang 5 sedang terbentuk. Gelombang ini bisa saja berkembang cukup panjang, dengan target yang berpotensi mencapai level 1.25.
Struktur internal dari gelombang 5 yang diasumsikan tersebut belum sepenuhnya jelas (grafik atas). Rangkaian gelombang naik tidak dapat dianggap impulsif karena adanya gelombang korektif yang cukup kuat. Karena itu, untuk saat ini pola tersebut diinterpretasikan sebagai a-b-c-d-e. Namun, jika gelombang 5 benar-benar memanjang, struktur internalnya juga bisa menjadi cukup kompleks. Saya memperkirakan pasangan EUR/USD akan melanjutkan pergerakan naik, sementara struktur korektif a-b-c-d-e sudah tampak cukup lengkap. Sayangnya, struktur ini bisa saja meluas akibat konflik di Timur Tengah.
Pada hari Selasa, nilai tukar EUR/USD hanya mengalami kenaikan sekitar 10 basis poin dan secara keseluruhan masih melanjutkan pemulihan yang terhambat. Kemarin, Donald Trump menyatakan bahwa konflik di Iran semakin dekat dengan akhir, karena sebagian besar sasaran di negara tersebut telah hancur dan pemimpin tertingginya sudah dihapus. Menurut Presiden AS tersebut, hanya tersisa beberapa fasilitas, dan menghancurkannya tidak akan memerlukan waktu lebih dari satu hari.
Di sisi lain, Trump mengingatkan bahwa otoritas baru di Iran tidak boleh menghalangi Selat Hormuz, jika tidak mereka akan menghadapi nasib yang sama seperti para pemimpin sebelumnya. Dari sini, dapat disimpulkan bahwa Trump merasa telah mencapai tujuannya—namun kemungkinan tujuan tersebut tidak akan mengubah arah politik atau program nuklir Iran. Fasilitas yang rusak mungkin akan dibangun kembali dalam beberapa tahun mendatang, dan pimpinan baru di Iran kemungkinan besar akan melanjutkan tujuan dan nilai yang sama dengan yang sebelumnya. Anda bisa menilai sendiri seberapa jauh klaim keberhasilan dari Trump ini dapat dibenarkan.
Akan tetapi, dunia membutuhkan perdamaian—baik di Timur Tengah maupun di Eropa Timur. Hingga saat ini, perdamaian masih sulit dicapai. Sementara itu, besok Amerika Serikat akan merilis laporan terkait inflasi, yang setidaknya dapat sedikit mengalihkan perhatian para pelaku pasar dari harga minyak dan gas.
Indeks Harga Konsumen yang akan diumumkan mencakup bulan Februari, sehingga pasar kemungkinan besar akan mengabaikannya. Sejak dimulainya perang di Iran dan lonjakan harga energi yang meningkat 1,5 hingga 2 kali lipat, para pelaku pasar lebih berkonsentrasi pada seberapa besar inflasi global akan meningkat akibat situasi ini. Laporan untuk bulan Februari tidak mencerminkan perkembangan yang terjadi di Timur Tengah, sehingga kemungkinan besar tidak akan mendapatkan perhatian besar meskipun hasilnya signifikan.
Euro mungkin akan melanjutkan pemulihannya, yang berpotensi menjadi awal dari segmen tren naik yang baru.
Kesimpulan umum
Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa pasangan ini terus membentuk segmen tren naik. Kebijakan Donald Trump dan kebijakan moneter Federal Reserve System tetap menjadi faktor penting yang berkontribusi terhadap pelemahan jangka panjang dolar AS.
Target untuk segmen tren saat ini bisa meluas hingga mendekati level 1.25. Saat ini, saya berpendapat pasangan ini masih berada dalam gelombang global 5, sehingga saya memperkirakan harga yang lebih tinggi pada paruh pertama tahun 2026. Struktur korektif a-b-c-d-e dapat berakhir kapan saja, karena sudah tampak cukup meyakinkan.
Untuk saat ini, saya menilai posisi buy masih masuk akal dengan target di area 1.2195 dan 1.2367, yang sesuai dengan level Fibonacci 161.8% dan 200.0%.
Pada timeframe yang lebih kecil, keseluruhan segmen tren naik terlihat jelas. Struktur gelombangnya tidak sepenuhnya standar, karena gelombang korektif berbeda ukuran. Sebagai contoh, gelombang 2 yang lebih besar justru lebih kecil dari gelombang 2 internal di dalam gelombang 3. Namun, pola seperti ini kadang memang terjadi.
Penting untuk berfokus pada pengenalan struktur yang jelas pada grafik, bukan secara kaku memberi label setiap gelombang satu per satu. Untuk saat ini, struktur gelombang naik tersebut tidak menimbulkan keraguan.
Prinsip utama analisis saya
- Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang terlalu kompleks sulit diperdagangkan dan sering berubah.
- Jika tidak ada keyakinan terhadap kondisi pasar, sebaiknya tidak masuk posisi.
- Keyakinan mutlak terhadap arah pasar tidak pernah ada. Selalu gunakan Stop Loss.
- Wave analysis dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.